Monday, April 4, 2016

Review Website Tutorialspoint

Untuk postingan kali ini, saya akan me-review salah satu website untuk kita belajar bahasa peemrograman. tutorialspoint merupakan salah satu website yang biasa di gunakan programmer untuk belajar bahasa pemrograman, di sini kita dapat belajar dengan mudah di karena kan ada banyak tutorial yang dapat kita pilih.
Dalam website ini pun, menu yang di tampilkan sangat simple kita tidak perlu pusing untuk mencari apa yang kita inginkan untuk belajar kita hanya perlu mengklik tutorials library . Contoh, apabila kita ingin belajar programming, kita bisa mengklik tab tutorials library dan akan muncul pilihan apa yang ingin kita pelajari lalu kita tinggal pilih programming untuk belajar programming.

Selain Tutorials Library juga terdapat menu Coding Ground, pada coding ground terdapat banyak pilihan compiler yang kita ingin gunakan untuk mengcompile sesuai bahasa pemrograman yang kita gunakan seperti php, phyton, ruby, oracle, mysql, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya Tutorials Library dan Coding Ground, tutorialspoint juga menyediakan menu Conversion yang berguna untuk mengkonversi dari tipe file awal ke berbagai tipe file yang kita inginkan. Contohnya seperti mengkonversi dari file bertipe png menjadi file bertipe pdf, dan masih banyak lagi tipe konversi yang bisa kita pilih pada menu Conversion ini.

Yang terkahir kita punya Dev Tools yang berisikan banyak tools tools dari berbagai development, seperti image editor, latex editor, xml editor, dan masih banyak lagi tools yang bisa kita manfaatkan dari menu Dev Tools ini.

Tuesday, March 15, 2016

Ruby on Rails

Ruby on Rails adalah web framework open source yang dioptimalkan untuk kesenangan programmer dan menopang produktivitas. Siapa dibalik kesuksesan Ruby on Rails? Ruby on Rails telah dikembangkan pada tahun 2003 oleh David Heinemeier Hannson dan sejak saat itu diperluas oleh Rails Core Team dan lebih dari 3700 kontributor.
Puluhan ribu aplikasi web sudah banyak yang menggunakan Ruby on Rails. Dan yang paling populer adalah twitter, github, basecamp, shopify dan lain-lain. Kenapa harus Ruby on Rails? Sampai tahun 2014 kemarin, Ruby on Rails masih menempati posisi pertama dalam gaji programmer tertinggi berdasarkan data Quartz. Ruby on Rails juga menyediakan dukungan lengkap diantaranya rilis terbaru, dokumentasi, presentasi, komunitas.
Pada dokumentasi, Ruby on Rails memberikan apa saja yang butuhkan agar bisa expert dengan Ruby on Rails. Dokumentasi yang sudah termasuk buku, tutorial, panduan dan banyak contoh sampel open source yang bisa dicoba. Jika masih baru dalam Ruby on Rails, kita dapat mempelajari secara umum dengan melihat panduan Ruby on Rails. Dokumentasi API juga disediakan untuk menjelajah semua framework, class, dan method. Kita juga dapat mengunduh buku yang ditulis oleh Rails Core Team yakni ‘Agile Web Development with Rails’ dan ‘Crafting Rails for Application’ yang akan mengajarkan semuanya.
Kita dapat menginstall Ruby on Rails dengan cepat. Mengapa cepat? Karena Ruby on Rails tidak mempunyai banyak dependencies dan kebanggaan sendiri kita dapat memasang semua yang dibutuhkan pada repositori Ruby. Untuk memulainya tinggal menginstall Ruby dan RubyGems dari manajer paket. Direkomendasikan agar mempunyai Ruby dengan versi 1.9.3 atau lebih baru. Ruby sendiri juga cross platform bisa berjalan pada Linux, Windows, dan Mac. Dengan Ruby yang sudah terinstall, kita dapat memasang Ruby on Rails dengan perintah:
$ gem install rails
Sedangkan untuk mulai mengembangkan kerangka aplikasi dan memulai server, kita dapat menggunakan perintah :
$ rails new path/to/your/new/application
$ cd path/to/your/new/application
$ rails server
Aplikasi yang kita buat dapat dilihat pada peramban pada alamat http://localhost:3000/.
Jika kita mendapat error saat coding, kita dapat masuk komunitas Ruby on Rails. Banyak programmer Ruby lainnya yang akan sukarela membantu dalam mempelajari Ruby on Rails. Disediakan mailing lists, yakni Ruby on Rails Talk dimana pengguna Ruby on Rails dapat mencari bantuan, mengumumkan project yang kita kembangkan dan mendiskusikan terkait framework dan komunitas.
Jika suka bikin patch, kita dapat mendaftarkannya pada core list. Juga ada security announcement list untuk patch yang kritis. Lalu terdapat twitter dan blog, kita dapat mengikuti perkembangan baru mengenai Ruby on Rails. Juga disediakan IRC, kadang lebih mudah untuk mendapat bantuan atau mendiskusikan sesuatu secara nyata. Channel #rubyonrails ada pada irc.freenode.net dan cobalah #rails-contrib jika ingin membantu atau mendiskusikan patch untuk Rails sendiri.
Nah, dengan Ruby on Rails, bikin web tidaklah sulit sehingga kita dapat dengan mudah mempercepat pengembangan aplikasi web. Dan peluang besar bagi kita untuk mendapat gaji tinggi dengan Ruby on Rails.

Wednesday, December 30, 2015

Review Pembelajaran New Media


Pada kali ini saya akan sedikit mereview tentang aplikasi line for pc,pada tampilan awal pasti anda melihat logo line ya itu merupakan new media yang menurut saya dan kelompok saya banyak digunakan oleh remaja jaman sekarang dan saya akan menampilkan video tutorial cara memakai dan akan memperkenalkan fitur fitur yang ada pada web ini dibawah merupakan link youtube cara tutorial dan fitur fiturnya terimakasih.


Persiapan Menghadapi UTS


Mahasiswa. Mau nggak mau harus berhadapan dengan Ujian Tengah Semester (UTS). Bagaimana kita menyiasati hal itu? tentunya dengan persipan yang matang agar hasil yang kita dapatkan sesuai dengan keinginan atau target kita.
Persiapan yang paling mendasar adalah belajar.
Belajar = nilai baik. Belum tentu. Tetapi yang perlu diingat adalah bagaimana cara belajar kita. Berbicara tentang nilai sebenarnya ada berbagai cara untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Salah satunya dengan mengandalkan teman ataupun melakukan hal-hal curang lain.
Perlu diingat bahwa menjadi mahasiswa yang sukses, orientasi kita adalah belajar dan bukan mendapat nilai yang tinggi. Lebih sukses lagi jika nilai yang tinggi itu kita dapatkan dari hasil kerja keras kita ketika belajar.
Sebagian besar dari kita pasti belajar mati-matian hanya sekali yaitu malam sebelum ujian dilaksanakan. Belajar seperti itu justru memperparah kondisi kita saat ujian. Dalam kondisi seperti itu bisa jadi kita malah mengantuk, sakit saat ujian berlangsung.

Nah. Kali ini kita akan membahas tips asyik belajar efektif dan berbagai persiapan lainnya yang menentukan keberhasilan UTS. Diantaranya:
1. Cicil belajar: Biar gimanapun juga, model ujian di perguruan tinggi yang cenderung menguji lima sampai enam bab bahkan lebih nggak akan bisa dikebut dalam waktu sehari sebelum ujian, apalagi semalam sebelumnya.
Di sini kita memang dituntut untuk mulai menyicil bahan-bahan ujian. Otak manusia memang beratus-ratus kali lipat canggihnya dibandingkan dengan CPU komputer, karena itu butuh cara yang canggih juga buat memaksimalkan fungsinya. Sejelek-jeleknya sediakan waktu seminggu sebelum UTS untuk mereview kembali bahan2 kuliah.
Nggak ada yang terlambat. Meskipun hari ini kita telah menghadapi UTS masih ada kesempatan meluangkan waktu untuk belajar.
2. Variasikan gaya belajar: Pilih gaya belajar yang paling sesuai dengan diri masing-masing. Ada orang yang lebih “nyerap” dengan cara mendengarkan saja, melihat saja, atau bahkan kombinasi dari bermacam gaya belajar. Ade juga belajar dengan mendengarkan music agar tidak bosan.
Kalau belum menemukan gaya belajar yang paling pas, usahakan mencari gaya se-ekstrem-mungkin. Tidak nyaman belajar dengan gaya standar mungkin kalau dicoba belajar dengan posisi gaya lilin bisa lebih masuk. :D
3. Kondisikan: Apa yang harus dikondisikan? Maksudnya kondisikan diri anda, suasana sekitar, dan hal-hal lainnya untuk mendukung kesungguhan Anda dalam menghadapi UTS. Jika seminggu lagi UTS kondisikan diri untuk menahan diri dari godaan bermain-main dan nongkrong nggak jelas, kondisikan juga keuangan Anda untuk menyokong persiapan tempur seperti memfotokopi handout kuliah, membeli makanan bergizi untuk asupan otak, dan sebagainya.
4. Paksa: Ada pelajaran yang kebetulan tidak terlalu disukai, lalu harus diapakan? Paksa! Tidak suka hitung-hitungan. Paksa supaya suka, malas-malasan? Paksa supaya rajin! Karena memang semua butuh pemaksaan. Sepertidulu saat kita mati-matian memaksa diri belajar untuk masuk ke Unair ini.
5. Berdoa: Karena jika semua usaha sudah maksimal, peralatan tempur sudah lengkap. Saatnya untuk menyerahkan hasil pada Tuhan.
Usaha = hasil. Jika hasil yang kita dapatkan tidak seperti yang kita harapkan maka usaha kita belum maksimal.
Semangat buat UTS

Wednesday, November 18, 2015

Bandung Lautan Api



Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 23 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam perang kemerdekaan Indonesia.
                                                  
Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi karena pasukan Inggris mulai memasuki kota Bandung sejak pertengahan bulan Oktober 1945. Di Bandung, pasukan Inggris dan NICA melakukan teror terhadap rakyat sehingga mengakibatkan terjadinya pertempuran.  Menjelang bulan November 1945, pasukan NICA semakin merajalela di  Bandung. Setelah masuknya tentara Inggris yang berasal dari satuan NICA memanfaatkannya untuk mengembalikan  kekuasaannya atas kota Bandung. Hal ini menyebabkan semangat juang rakyat dan para pemuda yang tergabung dalam TKR dan badan-badan perjuangan lainnya semakin berkobar.

Pertempuran besar dan kecil terus berlangsung di Bandung. Malapetaka lain juga terjadi di Bandung, yaitu dengan jebolnya bendungan Sungai Cikapundung yang menimbulkan bencana banjir besar di kota Bandung. Peristiwa itu terjadi pada malam hari tanggal 25 November 1945. Pada saat itu kota Bandung dibagi menjadi dua, yaitu pasukan Sekutu menduduki daerah Bandung Utara dan Bandung Selatan menjadi daerah Republik Indonesia. Jebolnya tanggul sungai itu dikaitkan dengan aksi teror yang dilakukan oleh NICA sehingga menimbulkan amarah rakyat dan mereka melakukan aksi pembalasan.

Sejarah Bandung Lautan Api
Sesuai dengan kebijakan politik diplomasi, pihak Republik Indonesia mengosongkan daerah Bandung Utara. Namun, karena Sekutu menuntut pengosongan sejauh sebelas kilometer dari Bandung Selatan, akibatnya meletus pertempuran dan aksi bumi hangus di segenap penjuru kota. Kota Bandung terbakar hebat dari batas timur Cicadas sampai dengan batas barat Andir. Satu juta jiwa penduduk kota Bandung menyingkir ke luar kota. Pada tanggal 23 dan 24 Maret 1946 mereka meninggalkan kota Bandung yang telah menjadi lautan api. Peristiwa itu diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Tokoh pejuang dalam pertempuran Bandung itu, di antaranya: Aruji Kertawinata, Sutoko, Nawawi Alib, Kolonel Hidayat, Oto Iskandardinata, dan Kolonel A.H. Nasution (Panglima Divisi Jawa Barat).

Pahlawan Bandung Selatan
Sementara itu, benteng NICA yang terletak di Dayeuh Kolot, Bandung Selatan dikepung oleh para pejuang Bandung sebagai taktik menghancurkan daerah itu. Dalam pertempuran itu, seorang pemuda yang bernama Toha siap berjibaku untuk menghancurkan gudang mesiu dengan membawa alat peledak. Toha menyelundup dan meledakkan diri sehingga hancurlah gudang mesiu milik  NICA. Toha gugur dalam menjalankan tugasnya untuk bangsa dan Negara. Peristiwa tersebut difilmkan dengan judul Toha Pahlawan Bandung Selatan. Sebagai peringatan kejadian ini juga telah dibangun tugu Bandung lautan api.

Periscope


Hasil gambar untuk periscope

Apa itu Periscope? Anda mungkin mempunyai pertanyaan ini dan menyimpan ketertarikan untuk mempelajari lebih jauh tentang aplikasi tersebut. Periscope adalah sebuah aplikasi mobile Android dan iOS yang dipergunakan untuk menyiarkan sebuah kejadian secara langsung (live streaming).

Bayangkan Anda seorang reporter yang tiba-tiba melihat sebuah insiden heboh di jalan. Tanpa kamera atau alat pendukung mustahil bagi Anda untuk menyiarkannya secara langsung. Tapi dengan Periscope hal itu sangat mungkin dilakukan, bahkan sangat mudah karena Anda hanya perlu memasang aplikasi Periscope ke ponsel Android atau iOS, selesai. Anda bisa jadi reporter secara real-time, kapanpun dan di manapun.

Siaran tersebut dapat dibagikan ke akun Twitter untuk disaksikan oleh follower Anda secara langsung atau diputar kembali melalui fitur Replay.

Periscope sendiri dikembangkan oleh dua orang, yaitu Kayvon Beykpour dan Joe Bernstein. Tapi belum sempat rilis, startup langsung dicaplok oleh Twitter dengan mahar $100 juta di bulan Maret lalu. Di bawah bendera Twitter, Periscope kemudian memulai debut di toko aplikasi App Store pada 26 Maret dan diteruskan ke Android sebulan kemudian.

Fitur-fitur Periscope
Tak butuh waktu lama bagi Twitter untuk membuat Periscope digandrungi. Di platform Android saja kini Periscope sudah digunakan oleh 5 juta pengguna dan akan terus bertambah. Belum lagi dari platorm iOS.
Lalu apa sih yang membuat Periscope melejit dengan cepat? Karena keunikannya kah atau karena fiturnya? Ia unik, faktor itu sudah pasti memberi pengaruh. Tapi fitur juga punya peranan paling besar.

Integrasi ke Twitter
Ini mudah bagi Twitter karena Periscope memang milik mereka. Integrasi ini membuat Periscope menjalani debut dengan mudah. Berkat dari efek viral di jejaring sosial induk, Twitter yang mempunyai basis pengguna aktif yang memang sangat besar. Selain itu, pengguna juga diintegrasikan ke Twitter saat pertama kali mencoba Periscope, menyiarkan atau membagikan tautan video.

Komentar
Follower Twitter yang menyaksiksan video dan memutuskan untuk ikut menggunakan Periscope dapat meninggalkan komentar dan saling membagikan video. Fitur ini dianggap penting, sebab menjadi satu-satunya media bagi pemilik video dan penonton untuk saling berkomunikasi.

Replay
Pemilik video dapat memutuskan untuk mengaktifkan fitur ini jika dirasa perlu. Sehingga follower dapat menyaksikan kembali tayangan saat diinginkan. Namun video yang menggunakan fitur replay hanya akan aktif selama 24 jam.

Privasi
Yang tak kalah penting adalah fitur privasi, dimana pengguna dapat mengatur bagaimana tayangannya akan diakses oleh follower. Ada opsi Private yang dapat dipergunakan jika tayangan hanya dikhususkan untuk beberapa pengguna.

Notifikasi
Fitur notifikasi ini erat hubungannya dengan integrasi Twitter. Pasalnya, Periscope akan memberikan saran pengguna untuk diikuti berdasarkan jaringan di akun Twitter. Tetapi pengguna tetap memegang kendali dalam memutuskan akan mengikuti siapa. Termasuk kendali soal notifikasi siaran live terbaru dari mereka yang diikuti.

Hearts
Jika Facebook menggunakan ikon jempol untuk menunjukkan rasa suka pengguna terhadap sebuah postingan. Periscope memilih menggunakan Hearts atau hati. Makin banyak hati yang didapat berarti makin banyak follower yang suka dan makin besar kesempatan untuk masuk ke daftar “Most Loved”, sebuah halaman khusus yang berisikan video-video favorit.

Bagaimana Cara Kerja Periscope?
Cara kerja Periscope sangat sederhana, tidak rumit. Ketika aplikasi sudah terpasang di dalam perangkat. Pengguna sebaiknya menghubungkan aplikasi dengan akun Twitter terlebih dahulu untuk mempermudah notifikasi saat siaran dimulai. Ketika dijalankan, akan ada sebuah tombol di tengah-tengah aplikasi. Saat ditekan, maka kamera akan langsung bekerja. Anda dapat berpindah dari kamera belakang ke depan atau sebaliknya sambil memberikan deskripsi jika perlu.
Sebelum streaming dimulai, tentukan dahulu siapa saja yang dapat menyaksikan video tersebut. Nantinya pengguna yang dipilih baik private ataupun publik akan memperoleh notifikasi bahwa siaran telah dimulai.
Yang membuat Periscope berbeda, ketika pengguna selesai menyiarkan video, mereka dapat membagikan tautan ke follower Twitter. Mereka yang ketinggalan tetap dapat menyaksikan kembali melalui fitur Replay dengan batas maksimum 24 jam.

Wednesday, October 21, 2015

Revolusi Mental

Revolusi Mental terdiri dari 2 kata yakni Revolusi dan Mental. 
Revolusi (dari bahasa latin revolutio, yang berarti "berputar arah") adalah perubahan fundamental (mendasar) dalam struktur kekuatan atau organisasi yang terjadi dalam periode waktu yang relatif singkat. Kata kuncinya adalah Perubahan dalam Waktu Singkat.

Aristoteles menggambarkan pada dasarnya 2 jenis revolusi yakni :
1. Perubahan sepenuhnya dari satu aturan ke yang lainnya
2. Modifikasi terhadap aturan yang ada

Revolusi telah banyak terjadi dalam sejarah umat manusia dan bervariasi dalam berbagai metoda, durasi, dan ideologi motivasi. Hasilnya telah terjadi perubahan besar dalam budaya, ekonomi, dan institusi sosio-politik

Sedangkan Mental atau tepatnya Mentalitas adalah cara berpikir atau kemampuan untuk belajar berpikir, belajar dan merespons terhadap suatu situasi atau kondisi. 

Jadi Revolusi Mental merujuk kepada perubahan cara berfikir  cara kerja/berjuang, dan cara hidup agar selaras dengan semangat kemajuan dan tuntutan revolusi nasionalDari gabungan antara pengertian mental dan revolusi diatas kita bisa mencoba merumuskan apa yang dimaksud dengan revolusi mental.

Dalam pembangunan bangsa, saat ini kita cenderung menerapkan prinsip-prinsip paham liberalisme yang jelas tidak sesuai dan kontradiktif dengan nilai, budaya, dan karakter bangsa Indonesia. Sudah saatnya Indonesia melakukan tindakan korektif, tidak dengan menghentikan proses reformasi yang sudah berjalan, tetapi dengan mencanangkan revolusi mental menciptakan paradigma, budaya politik, dan pendekatan nation building baru yang lebih manusiawi, sesuai dengan budaya Nusantara, bersahaja, dan berkesinambungan.

Penggunaan istilah ”revolusi” tidak berlebihan. Sebab, Indonesia memerlukan suatu terobosan budaya politik untuk memberantas setuntas-tuntasnya segala praktik-praktik yang buruk yang sudah terlalu lama dibiarkan tumbuh kembang sejak zaman Orde Baru sampai sekarang. Revolusi mental beda dengan revolusi fisik karena ia tidak memerlukan pertumpahan darah. Namun, usaha ini tetap memerlukan dukungan moril dan spiritual serta komitmen dalam diri seorang pemimpin—dan selayaknya setiap revolusi—diperlukan pengorbanan oleh masyarakat.

Dalam melaksanakan revolusi mental, kita dapat menggunakan konsep Trisakti yang pernah diutarakan Bung Karno dalam pidatonya tahun 1963 dengan tiga pilarnya, ”Indonesia yang berdaulat secara politik”, ”Indonesia yang mandiri secara ekonomi”, dan ”Indonesia yang berkepribadian secara sosial-budaya”. Terus terang kita banyak mendapat masukan dari diskusi dengan berbagai tokoh nasional tentang relevansi dan kontektualisasi konsep Trisakti Bung Karno ini.

Kedaulatan rakyat sesuai dengan amanat sila keempat Pancasila haruslah ditegakkan di Bumi kita ini. Negara dan pemerintahan yang terpilih melalui pemilihan yang demokratis harus benar-benar bekerja bagi rakyat dan bukan bagi segelintir golongan kecil. Kita harus menciptakan sebuah sistem politik yang akuntabel, bersih dari praktik korupsi dan tindakan intimidasi.

Semaraknya politik uang dalam proses pemilu sedikit banyak memengaruhi kualitas dan integritas dari mereka yang dipilih sebagai wakil rakyat. Kita perlu memperbaiki cara kita merekrut pemain politik, yang lebih mengandalkan keterampilan dan rekam jejak ketimbang kekayaan atau kedekatan mereka dengan pengambil keputusan.

Kita juga memerlukan birokrasi yang bersih, andal, dan kapabel, yang benar-benar bekerja melayani kepentingan rakyat dan mendukung pekerjaan pemerintah yang terpilih. Demikian juga dengan penegakan hukum, yang penting demi menegakkan wibawa pemerintah dan negara, menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdasarkan hukum. Tidak kalah pentingnya dalam rangka penegakan kedaulatan politik adalah peran TNI yang kuat dan terlatih untuk menjaga kesatuan dan integritas teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di bidang ekonomi, Indonesia harus berusaha melepaskan diri dari ketergantungan yang mendalam pada investasi/modal/bantuan dan teknologi luar negeri dan juga pemenuhan kebutuhan makanan dan bahan pokok lainnya dari impor. Kebijakan ekonomi liberal yang sekadar mengedepankan kekuatan pasar telah menjebak Indonesia sehingga menggantung pada modal asing. Sementara sumber daya alam dikuras oleh perusahaan multinasional bersama para ”komprador” Indonesia-nya.

Reformasi 16 tahun tidak banyak membawa perubahan dalam cara kita mengelola ekonomi. Pemerintah dengan gampang membuka keran impor untuk bahan makanan dan kebutuhan lain. Banyak elite politik kita terjebak menjadi pemburu rente sebagai jalan pintas yang diambil yang tidak memikirkan konsekuensi terhadap petani di Indonesia. Ironis kalau Indonesia dengan kekayaan alamnya masih mengandalkan impor pangan. Indonesia secara ekonomi seharusnya dapat berdiri di atas kaki sendiri, sesuai dengan amanat Trisakti. Ketahanan pangan dan ketahanan energi merupakan dua hal yang sudah tidak dapat ditawar lagi. Indonesia harus segera mengarah ke sana dengan program dan jadwal yang jelas dan terukur. Di luar kedua sektor ini, Indonesia tetap akan mengandalkan kegiatan ekspor dan impor untuk menggerakkan roda ekonomi.

Kita juga perlu meneliti ulang kebijakan investasi luar negeri yang angkanya mencapai tingkat rekor beberapa tahun terakhir ini karena ternyata sebagian besar investasi diarahkan ke sektor ekstraktif yang padat modal, tidak menciptakan banyak lapangan kerja, tetapi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya.

Pilar ketiga Trisakti adalah membangun kepribadian sosial dan budaya Indonesia. Sifat ke-Indonesia-an semakin pudar karena derasnya tarikan arus globalisasi dan dampak dari revolusi teknologi komunikasi selama 20 tahun terakhir. Indonesia tidak boleh membiarkan bangsanya larut dengan arus budaya yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa kita.

Sistem pendidikan harus diarahkan untuk membantu membangun identitas bangsa Indonesia yang berbudaya dan beradab, yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral agama yang hidup di negara ini. Akses ke pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat yang terprogram, terarah, dan tepat sasaran oleh negara dapat membantu kita membangun kepribadian sosial dan budaya Indonesia.

Sumber :
http://revo-mental.blogspot.co.id/2014/07/pengertian-revolusi-mental.html
http://revo-mental.blogspot.co.id/2014/07/revolusi-mental-jokowi.html
http://bayuyuniantopabisa.blogspot.co.id/2015/10/revolusi-mental.html